Gugelberg

"All grown-ups were once children… but only few of them remember it.” ― Antoine de Saint-Exupéry

Pengamatan di Planetarium Jakarta

Saya mendapatkan info dari salah satu grup facebook. Ada acara observasi planet-planet dan bulan pada tanggal 6-7 November 2015. Acara ini diadakan di Gedung Planetarium Jakarta. Planetarium Jakarta terletak dalam kompleks Taman Ismail Marzuki yang berada di daerah Cikini, Jakarta Pusat.

Observasi di Planetarium Jakarta

Observasi di Planetarium Jakarta

Saya melihat dua kata penting di poster tersebut : GRATIS dan TERBUKA UNTUK UMUM.

Saya memutuskan untuk mengikuti acara tersebut. Saya mendaftar langsung ke google docs sesuai link yang disediakan. Saya gagal untuk menjadi 100 pendaftar pertama sehingga saya tidak berhak mendapat makan malam dan souvenir. Saya sudah lama tidak melakukan pengamatan menggunakan teleskop sehingga saya sudah cukup senang bisa mendapat kesempatan untuk melakukan pengamatan.

19.00 WIB 6 November 2015 – Daftar Ulang

Pukul 7 malam, saya sudah sampai di daerah Taman Ismail Marzuki. Setelah beberapa saat berjalan-jalan di dalam Taman Ismail Marzuki, saya masuk ke Gedung Planetarium Jakarta untuk melakukan daftar ulang. Sudah cukup banyak orang yang datang dan memenuhi sekitar tempat daftar ulang. Peserta terdiri dari anak-anak sampai orang dewasa. Ada ratusan orang berkumpul disitu dan masih banyak peserta berdatangan. Saat melakukan daftar ulang, saya terkejut karena saya diberi goodybag. Goodybag tersebut berisi peta bintang, buku, flyer, dan beberapa poster.

21.00 6 November 2015 – Ceramah Astronomi

Acara dimulai. Peserta duduk di lantai 1 Gedung Planetarium Jakarta sambil melihat slide yang telah dipersiapkan oleh penyelenggara acara. Pihak Planetarium lalu membuka acara dan memberikan ceramah astronomi singkat tentang tata surya, meteor, gerhana dan tentu saja konjungsi.

Konjungsi: konfigurasi yang terbentuk ketika planet – Matahari – Bumi berada pada satu garis lurus. Untuk planet dalam, formasi seperti itu disebut dengan konjungsi superior. Sedangkan konfigurasi Matahari – planet – Bumi disebut konjungsi inferior. Sudut elongasi planet saat konjungsi adalah 0° .

Ceramah astronomi yang dilakukan menarik dan informatif. Penceramah menggunakan video-video yang membuat penjelasan lebih mudah dimengerti. Saya cukup menikmati sesi ini.

22.30 6 November 2015 – Video Astronomi

Sesi berikutnya adalah menonton video astronomi. Video yang ditampilkan masih cukup baru yaitu tentang misi Curiosity. Video bercerita tentang kendala-kendala dan solusi yang dihadapi team NASA dalam pembuatan dan peluncuran Curiosity. Saya sudah mengikuti berita tentang Curiosity sejak peluncurannya sehingga tambahan informasi ini tidak saya lewatkan. Beberapa peserta ada yang meninggalkan tempat menonton.

23.00 6 November 2015 – Istirahat

Setelah sesi video, sesi berikutnya adalah istirahat. Para peserta mencari tempat istirahat. Beberapa dari mereka tidur di lantai dan beberapa yang beruntung bisa berbaring di kursi. Beberapa peserta yang tidak terlalu beruntung hanya bisa duduk di kursi. Beberapa peserta memutuskan untuk tidak tidur saja.

01.00 7 November 2015 – Mini Workshop

Acara pun dilanjutkan dengan mini workshop. Meskipun sudah cukup banyak peserta yang pulang, jumlah orang yang bertahan masih cukup banyak. Mini workshop ini berisi tentang penjelasan cara menggunakan peta bintang (gambar di atas) dan penjelasan singkat tentang teleskop. Salah satu teleskop portable dibawa ke bawah dan ditunjukkan kepada para peserta.

03.00 7 November 2015 – Pengamatan

Setelah sesi mini workshop, sesi berikutnya adalah sesi pengamatan. Masih sangat banyak peserta yang mengikuti sesi ini. Berdasarkan perhitungan sotoy saya, lebih dari 212 orang mengantri untuk melakukan pengamatan. Panitia lalu memberikan beberapa peserta yang telah antri untuk naik ke tempat observasi dan melakukan pengamatan. Apabila ada peserta yang turun, peserta yang antri dipersilahkan untuk naik. Saya mendapatkan giliran pada 04.15.

Ada 6 teleskop dan 1 binocular yang disediakan untuk pengamatan ini (mungkin saya salah hitung karena gelap dan sudah mengantuk). Ada 4 objek yang dilihat : Venus, Mars, Bulan, dan Jupiter. Ada sekitar 50 orang di tempat pengamatan.

Saya langsung mencari antrian terpendek dan ternyata teleskop tersebut mengarah ke Venus. Saya mengamati Venus tidak bulat tetapi Venus 1/2. Bisa dibayangkan sedang mengamati bulan 1/2 tetapi lebih kecil dan lebih keren.

Antrian binocular cukup pendek sehingga saya tidak perlu lama mengantri. Binocular mengarah ke bulan sabit. Saya bisa melihat kawah bulan melalui binocular.

Antrian berikutnya membawa saya ke teleskop yang sedang mengamati Jupiter. Antrian cukup panjang di teleskop ini. Saya bisa melihat beberapa satelit dari Jupiter.

Saya tidak berkesempatan untuk mengamati Mars melalui teleskop. Saya sudah cukup puas bisa melihat 3 dari 4 objek.

05.00 7 November 2015 – Selesai

Acara selesai dan panitia menyediakan minuman dan makanan untuk peserta. Saya termasuk dalam beberapa orang yang betah di tempat pengamatan sehingga makanan yang disediakan sudah habis ketika saya turun.

Acara pengamatan di Planetarium Jakarta ini menurut saya sukses. Peserta banyak, teleskop banyak, souvenir banyak, makanan banyak, objek yang diamati menarik. Saya tak sabar untuk mengikuti acara observasi berikutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: