Gugelberg

"All grown-ups were once children… but only few of them remember it.” ― Antoine de Saint-Exupéry

Menyeberang

Peristiwa ini terjadi pada 20.00 WIB setelah saya pulang kerja. Saya sedang berhenti di sebuah perempatan dan menunggu lampu merah untuk menyeberang. Saya bukan orang yang terburu-buru dan cukup menikmati pemandangan di perempatan sehingga meski jalan sudah sepi tetapi lampu masih hijau, saya tidak menyeberang. 

Saya sedang menunggu lampu merah sendirian ketika datang seorang anak yang sepertinya masih di bawah 10 tahun. Lampu masih hijau tetapi jalan sudah sepi.

Anak : Ayo nyebrang

Saya : (cengoh, ni anak siapa kenapa tiba-tiba ngajak ngobrol)

Anak : Sepi ini, gak ada mobil. Nyebrang aja

Saya : Itu masih hijau

Anak : Gakpapa, kan udah sepi (sambik menarik saya untuk menyeberang jalan)

Lampu masih hijau dan lewatlah mobil dan motor.

Saya : Tuh ada kendaraan ( masih di trotoar)

Lampu masih hijau dan jalan masih sepi. (Memang lampu hijaunya agak lama, sekitar 2 menit)

Anak : Om mau kemana?

Saya : Ke depan (menunjuk bahwa saya ingin menyeberang jalan)

Anak tersebut akhirnya menyerah meyakinkan saya untuk menyeberang jalan ketika lampu hijau menyala.

Lampu merah menyala. Saya menyeberang jalan dan anak tersebut berpegangan pada saya. Lalu kami pun berpisah. Sepertinya anak tersebut butuh orang lain untuk menyeberang jalan.

Pesan saya : Bantulah orang yang membutuhkan bantuan untuk menyeberang jalan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 04/06/2015 by in Uncategorized.
%d bloggers like this: