Gugelberg

"All grown-ups were once children… but only few of them remember it.” ― Antoine de Saint-Exupéry

Habis

Saya dan beberapa teman saya memutuskan untuk bermobil ke sebuah pantai. Kami berhenti di ****mart untuk membeli perbekalan. Beberapa orang turun dari mobil untuk membeli bekal. Saya tidak ikut turun dan meminta tolong salah seorang rekan saya untuk membelikan saya nyam-nyam. Yup, nyam-nyam. Salah satu cemilan favorit saya.

Akhirnya mereka selesai berbelanja dan kembali ke mobil. Percakapan pun terjadi.

L : Mana nyam-nyam nya?

M : Habis.

Saya cukup kaget karena nyam-nyam jarang sekali habis. Saya hampir selalu dapat menemukan nyam-nyam apabila berbelanja ke ****mart.

L : Hah? Habis? Tau darimana? Bener-bener habis?

M : Iya. Tadi denger (percakapan) ibu ama anaknya. Anaknya bilang “Bu, mau nyam-nyam”. Trus Ibu nya bilang “Nyam-nyam nya habis”.

L : ….

Kejadian ini terjadi beberapa tahun lalu ketika saya dan M masih kuliah. Semenjak saat itu saya tidak pernah nitip nyam-nyam ke teman saya itu.

2 comments on “Habis

  1. Ismail Sunni
    16/10/2013

    ahahahaha…. akibat didikan ketika masih balita kuwi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 16/10/2013 by in Uncategorized.
%d bloggers like this: