Gugelberg

"All grown-ups were once children… but only few of them remember it.” ― Antoine de Saint-Exupéry

Lontong

Kejadian ini terjadi di sebuah restoran bakso. Ada 3 tokoh dalam percakapan ini, saya (Lo), teman saya (Iis), dan mbak-mbak penanya menu (M). Saya sudah duduk di kursi, teman saya di depan meja pemesanan

M : (sambil tersenyum) Mau pesen apa?

Lo : (bilang ke Iis) Aku mau bakso sapi

Iis : (bilang ke mbaknya) Bakso sapi satu, bakso kikil satu

M : Bakso kikil nya habis

Iis : Bakso sapinya dua

M : Minumnya apa?

Lo : (bilang ke Iis) Es buah

Iis : Es buah satu, es teler satu

M : (mbak bertanya ke Iis) Pake lontong gak?

Iis : (meneruskan pertanyaan ke saya) pake lontong gak?

Lo : Lontong?

Iis : Lontong!

Lo : (Berfikir dengan keras, berusaha membayangkan Es buah dengan Lontong) Sejak kapan es buah pake lontong???

M : Baksonya mas

Lo : ooh

Inovasi es buah + lontong sepertinya inovasi yang brilian. Biasanya Anda mendapatkan Es Buah berisi buah melon, buah apel, buah pear, buah lontong, dan buah-buah lainnya. Silakan mencoba membuka restoran Es Buah Lontong.  Apabila sukses, jangan lupakan penulis blog ini.

NB : Sebenarnya saya juga kurang familiar dengan Bakso + Lontong.

2 comments on “Lontong

  1. UAB
    27/06/2013

    Perbanyak yang kayak gini Lo

  2. Pingback: Es Buah | gugelberg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 27/06/2013 by in Percakapan, Travelling.
%d bloggers like this: