Gugelberg

"All grown-ups were once children… but only few of them remember it.” ― Antoine de Saint-Exupéry

Beras

Beberapa minggu yang lalu saya mendapatkan sebuah pengetahuan baru. Ada kepercayaan di sebuah tempat di Pulau Jawa bahwa beras bisa digunakan untuk mengutuk orang. Caranya adalah dengan melempar beras ke halaman rumah orang yang ingin dikutuk. Ada 2 jenis beras yang bisa digunakan :

  1. Beras (berwarna) kuning : Berharap orang tersebut mati/sakit
  2. Beras (berwarna) putih    : Berharap keran rejeki orang tersebut tersumbat

Salah satu keluarga saya bercerita bahwa beberapa minggu yang lalu, sebuah mobil berhenti di depan halaman salah satu keluarga saya. Jendela mobil pun terbuka dan tampaklah seorang wanita melemparkan beras berwarna putih ke halaman. Setelah itu mobil pun melaju kembali. Tidak diketahui apakah wanita tersebut ingin mendoakan yang jelek kepada keluarga saya ataukah memang salah satu orang yang suka buang sampah sembarangan.

Pertanyaan saya yang paling besar adalah “berapa banyak beras yang dibuang ke halaman?”.
Hanya segenggam.
Saya kecewa.
Saya berharap 1-2 karung beras, kan lumayan bisa dijual lagi.

NB : Biasakanlah buang sampah pada tempatnya agar tidak ada orang berprasangka buruk kepada anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 25/06/2013 by in Uncategorized.
%d bloggers like this: