Gugelberg

"All grown-ups were once children… but only few of them remember it.” ― Antoine de Saint-Exupéry

Kita

Saya sedang mengobrol berdua dengan seorang teman saya yang berjenis kelamin perempuan.

Teman : Bilang aja kalo kamu orangnya males mandi

Lo : Enggak lah. Aku tuh orangnya hemat air. Kan demi anak cucu kita juga

Teman : kita? Anak cucu saya dan anak cucu kamu….

Lo : (saya tidak menemukan kata-kata yang tepat untuk menjawab karena terlalu terkesima dengan keambiguan kalimat saya)

Saya sadar bahwa terkadang sedikit egois dengan mengucapkan “anak cucu SAYA” akan lebih baik. Kemungkinan percakapan yang terjadi

Teman : Bilang aja kalo kamu orangnya males mandi

Lo : Enggak lah. Aku tuh orangnya hemat air. Kan demi anak cucu SAYA

Teman : Lho kok cuma anak cucu mu doang

Lo : Biarlah anak cucu orang laen menjadi urusan orangtua kakek-nenek mereka masing-masing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 25/04/2013 by in Percakapan.
%d bloggers like this: