Gugelberg

"All grown-ups were once children… but only few of them remember it.” ― Antoine de Saint-Exupéry

Copet 1

Peristiwa ini terjadi saat saya masih SMA. Saya ingin berangkat ke SMA saya yang berada di luar kota. Saya menggunakan mini bus sebagai salah satu moda transportasi (1 angkot, 3 bus/minibus). Di salah satu minibus, tinggal 3 penumpang. Saya membawa sebuah tas punggung segedhe Gaban. Saya selalu mengecek resleting tas saya sebelum berangkat (Ibu saya juga pasti mengeceknya, jadi double check).

Ketika sampai di tempat yang saya inginkan, semua penumpang tiba-tiba turun. Karena hanya ada 1 pintu masuk, maka kami hanya bisa keluar lewat pintu tersebut. 1 orang di depan saya (mas 1) dan 1 lagi di belakang saya (mas 2). Tetapi orang yang di depan saya memperlama gerakan turun nya sehingga saya stuck di tengah.

Kejadian di atas terjadi selama beberapa detik. Sampai saya menyadari bahwa tas yang saya bawa telah terbuka resletingnya. Namun saya kesulitan untuk menutupnya karena tas saya yang besar (tas nya saya gendong).

Lo  : (saya melihat tajam ke arah tas saya yang terbuka)

Mas 2 : Tas nya terbuka

Lo  : (berusaha menutup resleting)

Mas 2 : Sini saya bantu (dan dia pun menutupkan tas saya)

Lo  : Terima kasih

Jangan lupa mengucapkan terima kasih untuk siapa pun yang telah membantu anda.

3 comments on “Copet 1

  1. Pingback: Copet 2 dan Copet 3 | gugelberg

  2. Pingback: Copet 4 | gugelberg

  3. Pingback: Copet? | Gugelberg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 14/02/2013 by in Uncategorized.
%d bloggers like this: